AHLAN WA SAHLAN....

butterfly n rose

Senin, 24 Maret 2008

Wacana Merah Tua

Aku terpesona pada dunia maya
Yang tak terbersit kata-kata
Kebisuan… cukuplah sebagai pertanda
Bahwa kita telah memahami prosa kata

Maka janganlah kau katakana apa yang bergemuruh
di ruang dada
Karena cukup kau rasakan saja

Apa yang kita miliki hanya sepenggal baris
dalam wacana merah tua
Cukuplah kita saja yang tahu apa itu
Cukup kita saja yang tahu seperti apa
Karena orang lain mungkin akan sulit memahaminya

Kadang segalanya hanya terjadi di rongga dada
Seperti perkataan para pujangga
Kadang kenyataan tak melulu sama
Tapi cukuplah kita berkisah lewat rongga dada
Berkisah perihal hidup yang kita damba

Duhai baying-bayang yang terpapa
Kita hanya sanggup memapah
Sebab tiada lagi kuasa
Untuk mengubah imagi menjadi nyata

By: Nida Tsa’labah/ Makassar, Maret 2007

0 comments:

Posting Komentar

dari Goodreads